News

"Di era New Normal dalam situasi pandemi covid-19 ini pelayanan lebih banyak mempergunakan media komunikasi, salah satunya adalah memanfaatkan teknologi internet atau TI," kata Pdt.Samuel Simorangkir, Direktur Komunikasi & Kebebasan Beragama Konference DKI Jakarta & sekitarnya pada Seminar (Webiner) Departemen Komunikasi sesi kedua berjudul "Pelaksanaan Strategi Plan 2020-2025" , I Will Go di Masa New Normal" yang berlangsung pada Sabat siang (Sabtu, 3 Oktober 2020).

"Oleh karena itu di Era New Normal ini paradigma harus dirubah.Paradigma pelayanan sekarang dari gereja (ofline) ke rumah (online). Meskipun pelayanan dan ibadah di rumah, anggota jemaat tetap diberikan motivasi khususnya untuk misi penginjilan," katanya lagi.

Pada kesempatan tersebut Pdt.Samuel Simorangkir menjelaskan secara panjang-lebar tentang pelaksanaan strategi plan 2020-2025 I Will Go di masa New Normal.

"Departemen Komunikasi harus sosialisasikan ke jemaat fokus pelaksanaan strategi plan 2020-2025, I Will Go di masa New Normal ini," pesannya seraya mengutip Firman Tuhan dalam Yesaya 6:8.

"Komunikator di akhir zaman adalah I Will Go, saya akan pergi.Pergi untuk menginjil," ucapnya.

Pembicara seminar Departemen Komunikasi lainnya adalah Pdt.Sonny Situmorang dengan tema "Kesaksian Pelayanan di Masa New Normal" khususnya melalui media internet dimasa pandemi.

Pdt.Sonny Situmorang menceritakan pengalamannya soal pelayanan (khotbah) dan penginjilan dengan mempergunakan media sosial khususnya Facebook dan Youtube.

Sedangkan Pdt.Haldeman Tampubolon memberikan kesaksian mengenai pelayanan dan penginjilan di era new normal covid-19 ini, khususnya di lingkungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) MT.Moriah, Jakarta Barat.

"Selama hampir enam bulan pandemi ini kami dari GMAHK MT.Moriah tetap melakukan ibadah, pelayanan, dan penginjilan.Bahkan kami telah melaksanakan Upacara Perjamuan Kudus secara 'online' serta membangun gereja dengan disain dan tampilan bangunan baru.KPA-KPA khususnya untuk kalangan non advent tetap berjalan dilaksanakan secara virtual maupun bertemu langsung.Dalam semua pelayanan ini kami tetap terapkan protokol kesehatan," ceritanya.

Sementara Ketua Jemaat GMAHK MT.Moriah, Stevanus Wijaya atas pertanyaan peserta zoom, mengupas panjang lebar baik dari isi Alkitab maupun Buku Roh Nubuat (Ellen G White) seputar pelaksanaan Upacara Perjamuan Kudus secara "online" dari rumah jemaat masing-masing.

Diskusi dengan Stevanus Wijaya juga akhirnya berkembang sampai kepada ajaran-ajaran "sempalan" (misalnya advent liberal) yang belakangan ini muncul dan jadi pembicaraan hangat di lingkungan gereja advent.

Akhirnya Departemen Komunikasi Konference DKI Jakarta &sekitarnya dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan seminar mengenai ajaran sempalan ini dengan nara sumber Stevanus Wijaya, dan kelas workshop (pelatihan) pelayanan dan penginjilan melalui media sosial (medsos), membuat dan editing video dan foto, serta bagaimana mendisain poster digital dengan nara sumber Pdt.Sonny Situmorang.(PLS)

(*/Dilaporkan oleh Lasman Simanjuntak/Pemimpin Departemen Komunikasi GMAHK Jatinegara)

Who's Online

We have 184 guests and no members online